Sejarah Victory Disability Care (VDCare) Universitas Victory Sorong Victory Disability Care (VDCare) merupakan Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang dibentuk oleh Universitas Victory Sorong (UNVIC) sebagai wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif, terbuka, setara, dan ramah bagi penyandang disabilitas. Gagasan pembentukan VDCare berangkat dari kesadaran bahwa setiap mahasiswa memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan tinggi, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa dengan disabilitas dapat memiliki kebutuhan yang berbeda-beda sehingga diperlukan dukungan, pendampingan, serta lingkungan akademik yang mampu memberikan akses pendidikan secara adil dan setara. Secara kelembagaan, Victory Disability Care dibentuk pada Mei 2024 melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Victory Sorong. Setelah pembentukannya, VDCare mulai menjalankan berbagai kegiatan sebagai bagian dari proses membangun sistem layanan disabilitas di lingkungan UNVIC. Kegiatan awal tersebut antara lain melakukan identifikasi dan asesmen terhadap mahasiswa penyandang disabilitas, melaksanakan pelatihan *Disability Awareness* bersama Komunitas Tuli Sorong, melakukan kunjungan ke Sekolah Luar Biasa (SDLB/SMPLB/SMALB) di Kota Sorong, serta mengembangkan berbagai konten edukasi mengenai disabilitas. Perkembangan tersebut kemudian mencapai salah satu tonggak penting pada 20 Agustus 2024, ketika Victory Disability Care secara resmi diluncurkan di Aula Universitas Victory Sorong. Peresmian tersebut dihadiri oleh pimpinan Universitas Victory Sorong, Yayasan Victory Sorong, serta Komisi Nasional Disabilitas (KND). Peluncuran ditandai secara simbolis dengan pemukulan tifa sebagai tanda dimulainya VDCare sebagai Unit Layanan Disabilitas di lingkungan UNVIC. Dalam momentum tersebut, Universitas Victory Sorong juga melakukan kerja sama dengan Komisi Nasional Disabilitas. Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen UNVIC untuk mengembangkan kampus yang inklusif dan ramah disabilitas. Kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi bertema “Mewujudkan Kampus yang Inklusif dan Ramah Disabilitas”, yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran sivitas akademika mengenai hak-hak penyandang disabilitas. VDCare dipimpin oleh Lulu Jola Uktolseja, S.Pd., M.Pd. dengan semangat utama untuk membangun kesetaraan. Kehadiran VDCare mencerminkan upaya Universitas Victory Sorong untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada penyandang disabilitas dalam memperoleh dan melanjutkan pendidikan tinggi, sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang menghargai keberagaman kemampuan setiap individu. Pembentukan dan pengembangan Victory Disability Care juga memperoleh dukungan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Yayasan Victory Sorong. Dukungan tersebut menjadi bagian dari proses penguatan layanan disabilitas di lingkungan perguruan tinggi. Seiring perkembangannya, VDCare diharapkan tidak hanya menjadi unit yang memberikan layanan kepada mahasiswa penyandang disabilitas, tetapi juga menjadi pusat penguatan budaya inklusi di lingkungan Universitas Victory Sorong. Melalui edukasi, pendampingan, asesmen, peningkatan kesadaran sivitas akademika, serta kerja sama dengan berbagai pihak, VDCare berupaya membangun kampus yang memberikan kesempatan belajar secara adil bagi seluruh mahasiswa. Keberadaan Victory Disability Care sejalan dengan semangat Universitas Victory Sorong untuk menjalankan pendidikan berdasarkan nilai “Iman, Ilmu dan Pelayanan.” Dengan semangat tersebut, VDCare diharapkan terus berkembang menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, ramah disabilitas, berkeadilan, dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan. Dengan demikian, sejarah Victory Disability Care merupakan bagian dari perjalanan Universitas Victory Sorong dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada kesetaraan, penghormatan terhadap keberagaman, pelayanan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. .
Victory Disability Care
Sejarah
Perjalanan Victory Disability Care
